Kisah Pembiakan Ikan Red Parrot

Kisah Pembiakan Ikan Red Parrot

Kisah Pembiakan Ikan Red Parrot. Memelihara ikan katanya menenangkan hati, kuputuskan membeli akuarium dan ornamennya seperti kincir air dan batu warna-warni. Akuarium harus dibersihkan dan dihidupkan penyaringnya terlebih dulu selama sehari sebelum dimasukan ikan. Begitu juga batu harus direndam semalaman sebelum dimasukan ke akuarim. Setelah melewati tahapan pilih memilih akhirnya diputuskan untuk memelihara ikan red parrot yang lucu. Harga ikan red parrot yang kecil sekitar RM7.00 sedang yang besar sekitar RM12.00. Dengan pertimbangan harga aku membeli 8 ekor ikan red parrot yang masih kecil dan seekor ikan sapu-sapu (ikan bandaraya).

Red Parrot

Red Parrot normal mampu mencapai saiz sebesar tapak tangan

 

Ikan ini belum kelihatan merah dan ukurannya separuh ukuran red parrot dewasa. Aku fikir masih anak ikan, masih harus dibesarkan 2 tahun lagi agar menjadi red parrot ukuran dewasa dan berwarna merah menyala. Baru beberapa hari menjaga ikan-ikan ini ternyata cukup membuat emosi. Wajah lucu ikan red parrot amat kontras dengan kelakuannya, sehingga bukan menenangkan hati tapi cukup membuat emosi 🙂

Sekitar 3 hari memelihara, ikan sapu-sapu mati dibuli. Di antara mereka sendiripun saling serang-menyerang. Kelakuan red parrot mirip ikan cupang(betta/ikan laga). Mungkin ikan-ikan itu bertarung merebut pembagian wilayah. Sebulan memelihara di akuarium terdapat banyak anak-anak ikan yang berukuran sebesar jentik-jentik nyamuk. Rasanya seperti tak percaya masa masih anak ikan kok sudah boleh bertelur? Telurnya juga tidak keliatan tiba-tiba sudah menetas. Mulailah saat itu aku mengamati red parrot dengan penuh minat.

Sebulan kemudian red parrot bertelur lagi. Ada yang bertelur di batu-batu, ada yang bertelur di dinding akuarium yang terbuat dari gabus yang diukir seperti dinding gua. Ternyata ikan yang selalu berdua adalah ikan jantan dan betina. Ikan jantan ukurannya lebih besar dan warnanya lebih terang. Ikan betina bentuknya lebih bulat terutama perutnya dan ketika ingin bertelur warnanya berubah menjadi oren.

Di akuarium ada 5 ekor ikan betina dan 3 ekor ikan jantan, yang berpasangan ada 3 pasang, yang sendiri ada 2 ekor. Kedua ekor ikan betina yang sendiri tidak pernah akur, yang berpasangan juga bertengkar terus dengan pasangan lainnya, dua lawan dua. Ketika sudah bertelur red parrot galaknya luar biasa, apalagi setelah telur menetas. Ikan betina bertelur dulu baru dibuahi ikan jantan. setelah 3 hari telur menetas, induk langsung menyimpan anak ikan di batu-batu. Setelah 7 hari baru anak-anak ikan keluar. Kerana ada 3 pasang yang bertelur banyak juga telur yang menetas. Telur-telur yang berwarna putih (telur tidak disenyawakan) tidak menetas lalu dimakan oleh ikan jantan. Telur-telur yang berwarna gelap dan ada bintik hitam yang menetas. Awalnya anak ikan bentuknya seperti telur berekor, anak ikan banyak diam dan menempel di batu. Setelah 7 hari baru keliatan bentuk dan matanya serta bergerak lincah.

Galeri (klik gambar untuk besarkan)

Belajar dari pengalaman semua anak ikan mati pada usia 2 minggu maka aku merancang mahu memindahkan akan-anak ikan ke tempat lain. Ternyata susah menangkap anak ikan yang sembunyi di batu-batu, hanya berhasil memindahkan 7 ekor anak ikan. Sebulan kemudian ikan bertelur lagi. Ni ikan rajin bertelur (sebulan sekali). Semua anak ikan yang tidak dipindahkan mati. 7 anak ikan yang dipindahkan masih hidup. Entah mati kenapa anak-anak ikan yang banyak itu. Penasaran juga, kena penyedut saringan tidak, kurang makan juga tidak. Mereka belum boleh makan pelet yang biasa dimakan induknya. Anak-anak ikan hanya makan lumut yang terdapat di batu kerana dalam  akuarium kini tidak ada ikan sapu-sapu.

Proses Pembesaran Ikan Red Parrot

 

Hipotesis sementara anak ikan mati kerana induk ikan berebut anak. Walaupun sudah punya anak masing-masing, induknya sering merebut anak-anak ikan lain. Dugaan yang lain anak ikan mati karena dimakan ikan jantan. Tidak ada tanda-tanda penyebab matinya anak ikan, tiba-tiba anak ikan habis.

Pada bulan kedua aku berhasil memindahkan sepuluh anak ikan yang tidak sampai 5 menit langsung mati dibuli anak ikan yang berumur sebulan. Niat beternak red parrot nampaknya agak susah kerana sifat semulajadi red parrot  dari kecil sudah suka membuli. Kalau ingin berternak harus menyediakan banyak akuarium untuk masing-masing usia. Anehnya di tempat jualan red parrot dari red parrot yang kecil, red parrot ukuran sedang sampai yang besar ditempatkan dalam satu akuarium tapi akur-akur aja. Sepertinya pengamatan masih kurang. Aku masih kebingungan kenapa anak ikan mati dan berapa lama waktu yang diperlukan untuk membesarkan anak red parrot menjadi red parrot dewasa.

Video Red Parrot bertelur (pasangannya King Kong)

Video anak red parrot. Warna akan semakin bertukar oren dan merah setelah meningkat dewasa,

 

Adaptasi dari : My World

Baca juga : Pemeliharaan Ikan Red Parrot

2 Comments

  1. Wawan says:

    D mana saya boleh membeli bibik ikn blood parrot ini

Sila tinggalkan komen anda untuk perkongsian bersama. Terima kasih